Kenapa seorang mayit memilih “bersedekah” jika bisa hidup kembali ke dunia?

Kenapa seorang mayit memilih “bersedekah” jika bisa hidup kembali ke dunia? Sebagaimana firman Allah: رَبِّ لَوْلَا أَخَّرْتَنِي إِلَى أَجَلٍ قَرِيبٍ فَأَصَّدَّقَ “Wahai Tuhanku, sekiranya Engkau berkenan menunda [kematian]ku sedikit waktu lagi, maka aku dapat bersedekah…” {QS. Al Munafiqun: 10} Kenapa dia tdk mengatakan: “Maka aku dapat melakukan sholat atau puasa” dll? Berkata para ulama, Tidaklah seorang mayit menyebutkan “sedekah” kecuali karena dia melihat besarnya pahala dan keutamaannya setelah dia meninggal… ___ Maka, perbanyaklah bersedekah, karena seorang mukmin akan berada dibawah naungan sedekahnya…[al-hadits] Dan, bersedekah-lah atas nama org org yg sudah meninggal diantara kalian, karena sesungguhnya mrk sangat berharap kembali ke dunia untuk bisa bersedekah dan beramal shalih, maka wujudkanlah harapan mrk… Dan, biasakan, ajarkan, didik anak-anak kalian untuk bersedekah… Dan …


[detail]

Beda Antara Zakat, Sedekah, Infak, Hibah, dan Hadiah

Pertanyaan: Bismillah Assalamu’alaikum warahmatullah wabarakatuh Barakallahu fikum Ustadz Afwan, ana ingin bertanya, apakah ada perbedaan antara zakat, infaq, dan shodaqoh? Jika ada dalam hal apa saja perbedaan 3 hal tersebut? Jazakumullahu khairan Ustadz atas jawabannya Dari: Hamba Allah Jawaban: Wa’alaikumussalam warahmatullah wabarakatuh Pendahuluan: Alhamdulillah, shalawat dan salam semoga senantiasa dilimpahkan kepada Nabi Muhammad, keluarga dan sahabatnya. Memahami berbagai istilah yang berlaku dalam disiplin ilmu apapun sangatlah penting, tanpa terkecuali ilmu syariat. Oleh karena itu, sejak dahulu para ulama senantiasa menjabarkan pemahaman berbagai istilah yang yang berlaku pada setiap bab dengan detail. Seakan tidak ingin ketinggalan, Ibnul Qayyim termasuk salah satu ulama yang paling gigih menekankan pentingnya penggunaan berbagai istilah syariat sebagaimana digunakan dalam Alquran dan hadis. Terlebih bagi para ulama …


[detail]

SekilasInfo AgroBisnis – Mikroba Google

Mahasiswa IPB Temukan Mikroba ‘Google’ Penyubur Tanah BOGOR–Ali Zum Mashar, seorang mahasiswa Institut Pertanian Bogor (IPB), berhasil menemukan mikroba yang dapat mengembalikan kondisi kesuburan tanah. Berkat penemuannya tersebut, Mahasiswa S3 program studi Ekonomi Sumber Daya Lingkungan ini memperoleh penghargaan Hak kekayaan Intelektual Luar Biasa tahun 2009. Mikroba yang diberi nama BIOP 2000Z ini, kata Ali, mempunyai prinsip kerja yang cukup unik. “Mikroba ini dapat mencari dan menemukan potensi tersembunyi yang ada di dalam tanah. Jadi kayak google (mesin pencari situs di internet, red) gitu,” ucapnya kepada wartawan, Kamis malam (29/10). Dengan memberdayakan mikroba ini, ujar Ali, tanah yang berpasir pun dapat disuburkan. “Segala jenis tanah dapat disuburkan kembali. Meskipun tanah itu tanah bekas tambang, tanah berpasir, atau tanah gambut,” katanya. …


[detail]